TRENDING
banner 970x250

Muktamar XIV KAMMI Tetapkan Amri Akbar sebagai Ketua Umum, Dorong Kader Ambil Peran Strategis di Berbagai Sektor

3 menit membaca View : 67
EDITOR
Nasional, News - 24 Jun 2026

Ambon – Muktamar XIV Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) resmi menetapkan Amri Akbar sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI periode 2026-2028.

Penetapan tersebut dilakukan dalam forum Muktamar yang berlangsung di Asrama Haji Ambon, Maluku, pada 22–28 Juni 2026 dengan mengusung tema “Meneguhkan Kepemimpinan Mahasiswa Muslim untuk Indonesia Maritim yang Berkeadilan dan Berdaulat.”

Selain menetapkan Ketua Umum terpilih, forum Muktamar juga menetapkan Syafrul Ardi, Nugra Ferdino, Herianto, dan Imran sebagai Mide Formatur yang akan mendampingi proses penyusunan kepengurusan baru organisasi.

Dalam pidato perdananya, Amri Akbar menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas kader agar mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa, termasuk di sektor pendidikan, pemerintahan, ekonomi, dunia usaha, dan sosial kemasyarakatan.

banner 970x250

Menurut Amri, KAMMI harus menjadi ruang pengembangan sumber daya manusia yang mampu melahirkan generasi pemimpin dengan integritas, kompetensi, dan daya saing tinggi di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“KAMMI harus menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh kader. Rumah yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang pengembangan kapasitas, kepemimpinan, dan inovasi yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ia menilai bahwa masa depan organisasi sangat bergantung pada kualitas kader yang terus bertumbuh dan mampu menghadirkan solusi di berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Karena itu, penguatan kaderisasi menjadi salah satu prioritas utama kepemimpinannya selama dua tahun ke depan.

Amri menekankan bahwa organisasi kemahasiswaan harus mampu menjadi inkubator lahirnya pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, jejaring yang luas, serta kepekaan terhadap persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kita ingin kader KAMMI hadir dan memimpin di berbagai sektor strategis, baik di kampus, birokrasi, dunia usaha, lembaga sosial, maupun ruang-ruang pengabdian lainnya. Kader harus mampu memberikan kontribusi nyata melalui karya, gagasan, dan inovasi,” katanya.

Dalam perspektif pembangunan ekonomi nasional, Amri menilai generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong transformasi Indonesia menuju negara yang lebih maju dan berdaya saing.

Oleh sebab itu, organisasi harus mampu mempersiapkan kader yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, ekonomi digital, serta dinamika dunia kerja yang terus berubah.

Selain fokus pada pengembangan kapasitas kader, Amri juga mengajak seluruh elemen organisasi untuk menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi internal. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi selama tetap diarahkan untuk mencapai tujuan bersama.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi Pengurus Wilayah maupun Pengurus Daerah agar dapat mengembangkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah masing-masing.

Menutup pidatonya, Amri mengajak seluruh kader untuk meninggalkan dinamika kompetisi yang terjadi selama Muktamar dan kembali fokus membangun organisasi sebagai wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda Indonesia.

“Muktamar telah selesai. Kini saatnya seluruh kader bersatu dan bergerak bersama. Tantangan bangsa ke depan membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan kepemimpinan yang kuat. KAMMI harus hadir sebagai bagian dari solusi dan melahirkan pemimpin-pemimpin yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xbanner 970x250
xbanner 970x250
CLOSE ADS