TRENDING
banner 970x250

Sandiaga Uno Dinilai Layak Perkuat Kabinet Prabowo di Tengah Wacana Reshuffle

2 menit membaca View : 26
EDITOR
Nasional, News - 03 Sep 2026

REDAKSIBISNIS.COM | JAKARTA — Wacana perombakan Kabinet Merah Putih kembali menjadi perhatian publik. Di tengah pembahasan mengenai evaluasi kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, muncul dorongan agar Sandiaga Salahuddin Uno dipertimbangkan kembali untuk mengambil peran di pemerintahan.

Usulan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Rumah Sandi Uno Indonesia (RSI), Denny H. Suryo Prabowo. Ia menilai pengalaman Sandiaga di bidang ekonomi, investasi, kewirausahaan, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat menjadi modal untuk memperkuat kinerja pemerintah.

Menurut Denny, kebutuhan pemerintah saat ini tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan kebijakan ekonomi, tetapi juga bagaimana meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong aktivitas usaha yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Sandiaga Uno bisa menjadi salah satu kekuatan untuk membantu meningkatkan kinerja kabinet. Kapasitas yang dibutuhkan pemerintah dan Indonesia ada pada dirinya,” kata Denny di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

banner 970x250

Ia berpandangan, pengalaman Sandiaga di sektor swasta maupun pemerintahan menjadi salah satu alasan namanya dinilai relevan dalam pembahasan penguatan kabinet.

Denny juga menyoroti kemampuan Sandiaga membangun jejaring dengan pelaku usaha dan investor. Menurutnya, jaringan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperbesar peluang masuknya investasi sekaligus memperkuat sektor riil.

“Sandiaga Uno tepat jika diberi peran untuk memperkuat sektor investasi di pemerintahan Presiden Prabowo,” ujarnya.

Dorongan tersebut muncul bersamaan dengan sorotan terhadap tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan. Sejumlah hasil survei yang dikutip dalam pembahasan reshuffle menunjukkan tingkat kepuasan publik berada pada angka yang berbeda-beda.

SMRC mencatat tingkat kepuasan sebesar 51,1 persen, sementara Poltracking Indonesia berada di angka 47 persen. Adapun Tempo Data Science mencatat angka 37 persen.

Dalam survei Poltracking Indonesia, sebanyak 51,9 persen responden disebut menginginkan adanya reshuffle. Bidang ekonomi dan hukum menjadi dua sektor yang dinilai membutuhkan perhatian lebih.

Bagi Denny, evaluasi kabinet semestinya diarahkan pada kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

Ia menilai pengalaman, kemampuan membangun jaringan ekonomi, serta rekam jejak seorang calon pejabat perlu menjadi pertimbangan apabila Presiden melakukan penyegaran kabinet.

Selain persoalan investasi, Denny juga menyinggung pentingnya pengawasan penggunaan anggaran negara.

Ia menilai figur yang memiliki pengalaman dan reputasi baik dapat turut memperkuat upaya pemerintah menjaga tata kelola serta mencegah potensi kebocoran anggaran.

Meski demikian, keputusan mengenai komposisi kabinet sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Usulan terhadap Sandiaga Uno tersebut merupakan aspirasi dari pihak yang menilai pengalamannya masih relevan untuk membantu pemerintah menghadapi tantangan ekonomi. (Red)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xbanner 970x250
xbanner 970x250
CLOSE ADS