TRENDING
banner 970x250

Cuantico VP Ungkap 12 Startup Paling Menjanjikan di Meksiko untuk 2026

2 menit membaca View : 102
EDITOR
Bisnis, News - 14 Jan 2026

REDAKSI BISNIS, Mexico City — Platform intelijen pasar modal ventura, Cuantico VP, merilis laporan bertajuk Mexico’s Top Startups to Watch for 2026, yang memuat daftar 12 perusahaan rintisan paling menjanjikan di Meksiko menjelang 2026.

Laporan tersebut menegaskan posisi Meksiko sebagai pusat pertumbuhan ekosistem startup paling dinamis di Amerika Latin.

Dalam laporan yang diterbitkan akhir September 2025, Cuantico VP mencatat bahwa ekosistem modal ventura Meksiko mencetak sejarah dengan melampaui Brasil sebagai penerima investasi modal ventura kuartalan terbesar di kawasan pada kuartal II 2025.

Total pendanaan mencapai 437 juta dolar AS, tumbuh 85 persen secara tahunan.

banner 970x250

Sepanjang satu dekade terakhir, startup Meksiko berhasil menghimpun hampir 10 miliar dolar AS melalui lebih dari 1.800 putaran pendanaan.

Sektor teknologi finansial masih mendominasi dengan porsi sekitar 60 persen dari total investasi, sementara sektor kecerdasan buatan, otomotif digital, dan ritel berbasis teknologi menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Cuantico VP menilai, startup yang berpotensi besar adalah perusahaan yang memiliki dampak sosial nyata, tim yang berpengalaman, serta model bisnis yang kuat dan berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, mayoritas investasi pada 2025 juga dinilai memiliki keterkaitan dengan pemanfaatan kecerdasan buatan.

Sejumlah startup yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Niko Energy di sektor energi terbarukan, Netwey di bidang konektivitas internet bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta Crabi yang menghadirkan transformasi digital di industri asuransi kendaraan.

Selain itu, terdapat Belvo sebagai tulang punggung open finance, YaVendió yang mengembangkan agen penjualan berbasis AI, hingga Aviva yang fokus pada layanan perbankan digital bagi masyarakat unbanked.

Cuantico VP juga menyoroti tantangan utama ekosistem startup Amerika Latin, yakni minimnya aksi keluar (exit). Sepanjang periode terakhir, hanya puluhan exit tercatat di kawasan, yang berdampak pada terbatasnya likuiditas dan kapasitas reinvestasi.

Meski demikian, efisiensi operasional startup Meksiko dinilai unggul dibandingkan negara lain, khususnya pada sektor SaaS.

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa keberagaman sektor dan tingkat adopsi teknologi yang tinggi menempatkan Meksiko sebagai pusat pertumbuhan modal ventura paling aktif di Amerika Latin pada 2025, sekaligus memberi sinyal positif terhadap prospek ekonomi digital kawasan pada 2026. (HM)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xbanner 970x250
xbanner 970x250
CLOSE ADS