Foto : Ilustrasi REDAKSI BISNIS, Investor legendaris Warren Buffett kembali menjadi sorotan setelah perusahaan investasinya, Berkshire Hathaway, membeli saham Alphabet dengan nilai sekitar USD 4 miliar, 20/11/2025.
Langkah ini menarik perhatian pasar karena Berkshire selama ini dikenal selektif dalam menempatkan dana pada saham teknologi.
Pembelian besar ini dilakukan setelah Berkshire mengurangi porsi kepemilikan di Apple dan menambah cadangan kas perusahaan.
Masuknya Alphabet menunjukkan bahwa Buffett dan tim manajemennya melihat potensi jangka panjang pada perusahaan induk Google tersebut.

Alphabet saat ini berada dalam fase pertumbuhan strategis, terutama di bidang kecerdasan buatan.
Produk seperti Gemini, model AI yang digunakan jutaan pengguna, serta penerapan fitur AI Overview di hasil pencarian Google, memperkuat posisinya dalam persaingan industri AI global.
Pengembangan infrastruktur pusat data dan chip internal juga menjadi keunggulan kompetitif perusahaan dalam jangka panjang.
Para analis menilai valuasi Alphabet masih berada dalam kategori wajar, dengan rasio price-to-earnings sekitar 28, lebih rendah dibanding rata-rata S&P 500.
Meski begitu, sebagian analis tetap mengingatkan bahwa investor perlu mempertimbangkan diversifikasi mengingat volatilitas sektor teknologi.
Keputusan Berkshire menambah saham Alphabet dianggap sebagai indikasi bahwa perusahaan tersebut memandang teknologi kecerdasan buatan sebagai fondasi penting dalam perkembangan bisnis global.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Alphabet memiliki kekuatan fundamental yang sesuai dengan prinsip investasi jangka panjang Buffett. (Red)

Tidak ada komentar